Saat Real Madrid Bukan Kembali Los Galacticos

0
16
Togel Online Terbaik

Master Agen Sbobet – Salah satunya pengamat sepak bola Spanyol, Guillem Balague, memandang Real Madrid ada dalam permasalahan besar pada musim 2018/19. Bahkan juga, ia terasa bila Madrid bukan kembali club yang dapat dikatakan sebagai Los Galacticos.

Krisis. Itu satu kata yang pas untuk menggambarkan keadaan Real Madrid sekarang ini. Madrid menelan empat kekalahan berturut-turut di pertandingan kandang. Madrid juga telah kehilangan dua titel mayor, Copa del Rey serta Liga Champions.

Kesempatan di La Liga? Masih tetap ada. Namun, Madrid sekarang ketinggalan 12 point di belakang Barcelona yang ada di puncak klassemen. Satu misi yang super susah buat Madrid bagi menguber Barca. Karena, Madrid tidak dalam perform terunggul.

Salah satunya keadaan yang soroti oleh Guillem Balague ialah sikap pasif Real Madrid di bursa transfer pemain. Club ibukota ia ucap telah tak akan wajar menyandang titel Los Galacticos. Karena, tidak ada pemain bintang yang dibeli semenjak 2014.

“Real Madrid tak akan berkompetisi di pasar seperti dahulu, mereka berhenti beli Galacticos pada tahun 2014 serta scuad mereka semakin tipis. Siapa yang dapat Anda ucap menjadi superstar di team ini?,” kata Balague pada BBC.

Balague lihat Madrid sekarang dalam permasalahan besar. Ia juga mengharap Madrid akan lakukan banyak pergantian scuad pada bursa transfer musim panas mendatang.

“Nantikan saja sampai musim panas! Ada permasalahan besar di Madrid. Salah satunya pemain top, kapten team, katakan jika mereka cuma butuh bermain bagus pada empat pertandingan bagi juara Liga Champions, itu sikap yang salah. Itu permasalahan besar,” tegasnya.

Balague pun menyentuh keadaan yang sekarang tengah dihadapi oleh Gareth Bale. Saat kepindahan Cristiano Ronaldo ke Juventus, Bale jadi sandaran di posisi serang Madrid. Namun, Balague memandang Bale telah tidak berhasil.

Balague menyebutkan jika figur Bale ialah dilema buat Madrid. Ia perlu menit bermain supaya cemerlang, namun ia tidak kunjung dapat sampai level terbaik.

“Gareth Bale tidak bermain semenjak menit awal serta itu membuat frustasi. Saat ia dikasih tanggung jawab [bermain penuh], ia belum cemerlang. Tapi, ia pun akan tidak cemerlang bila cuma bermain saat 15 atau 20 menit,” tutur Balague.